Bali Trip 2015 – Day 2 [Pantai Geger, Pantai Pandawa, Pantai Kuta]

May 10, 2015

geger

Setelah puas me time di rooftop, saya kembali ke kamar. Olivia sudah terbangun dan sempet nangis cari mami katanya. Akhirnya setelah mandi2, lanjut beresin bawaan karena abis breakfast kita mau check out.

Resto tempat sarapan terbuka di samping pool jadi cozy banget. Pas sarapan kita cuma barengan dengan 2 keluarga turis asing, terbilang sepi sih. Menunya tidak banyak pilihan, dan rasanya juga cenderung hambar mungkin disesuaikan dengan lidah turis asing. Kelar sarapan langsung check out karena kita sudah dijemput oleh Bli Nyoman.

Hari ini adalah beach day… horeeee….*padahal cuma 3 pantai hehehe*. Pantai pertama adalah Pantai Geger *dekat hotel Mulia dan Niko* sekitar 20 menit dari hotel Mahogany. Saya pilih pantai Geger karena masuk kategori pantai indah, sepi, dan mudah dijangkau, poin2 ini jadi pertimbangan penting dikarenakan saya membawa orangtua dan batita. Pengennya sih ke pantai Balangan, Suluban, Bluepoint atau Padang2, tapi pantai2 itu tidak masuk kategori diatas karena ada yang harus menuruni puluhan bahkan ratusan anak tangga untuk mencapai bibir pantai, ada yang ombaknya besar sehingga lebih cocok bagi para surfer, sedangkan kita pengen main air tapi gak bisa berenang jadi cari yang ombaknya tenang biar aman 😀

Geger1

Htm Pantai Geger untuk turis lokal kalo gak salah 3k, pokoknya murah banget krn saya membayar tidak lebih dari 20k udah termasuk parkir. Oleh petugas tiket kita diinfo kalo di sebelah kanan nanti akan ada upacara ngaben, jadi dianjurkan main di pantai sebelah kiri. Di sini ada penyewaan kursi pantai *sepasang kursi dan payung 50rb*, dan ada ibu2 yang menawarkan jasa pijat. Beberapa restoran juga menyediakan ruang bilas seadanya serta toilet yang juga berfungsi sebagai tempat ganti *kurang jelas sih apakah boleh bilas dan numpang ganti jika tidak sewa kursinya karena pada saat saya mau bilas ditanya duduknya dimana*,

Setelah sewa kursi dan taruh barang saya lalu gantiin Oliv baju renang. Beberapa kursi pantai sudah terisi oleh pengunjung, ada juga yang sunbathing diatas kain pantai yang dihamparkan di atas pasir. Seperti review beberapa blog yang saya baca pantai ini memang child friendly karena landai dan berombak kecil. Oliv keliatan happy banget, gak ada takut2nya sama sekali, cuma sekali sempet mewek karena tertelan air, katanya asin… Hehehe akhirnya diajak naik dulu ke kursi untuk main cetakan pasir. Tapi gak nyampe 5 menit anaknya udah nyelonong lagi ke bibir pantai.

geger2

Puas deh main air disini, sepi dan tenang. Pengunjung rata2 adalah keluarga2 yang didominasi oleh turis asing. Sebenarnya pengen lebih lama disini karena udah terlanjur pewe tapi waktu hubby ke mobil untuk mengambil barang, bli Nyoman mengingatkan jangan terlalu siang, takut macet kalo upacara sudah dimulai… Padahal pas kita balik sekitar jam 11an keadaan sekitar masih sepi2 aja kok… :(. Ya sudahlah mari lanjut ke destinasi selanjutnya

Tujuan berkutnya adalah makan siang di warung Nyoman di daerah tanjung benoa. Mungkin karena kecapean Oliv ketiduran, gak sampe 20 menit kita sudah sampai di warung Nyoman. Sempet nunggu bentar di mobil abis kasian kalo dibangunin, tapi tempat parkirmya panas jadi Oliv terpaksa diangkat maksudnya lanjut tidur di dalam eh anaknya kebangun dan nangis kenceng, mungkin karena kaget, lagi enak2 tidur kebangun. Tapi cuma bentar sih, bujukinnya pake buku menu, tawarin minuman pelangi yang cantik dan anaknya mau…anteng lagi deh.

nyoman

Sebenarnya kita gak terlalu fokus mau kulineran, tadi juga minta sama bli anterin ke tempat makan yang selewatan aja ke arah pantai Pandawa tapi katanya gak ada yang rekomen trus kita dibawa ke sini. Pernah beberapa kali baca review tentang Warung nyoman, jadi ya udah gak ada salahnya dicoba. Tapi setelah liat buku menu harganya lumayan mahal yak…. #medit. Kita cuma pesan chicken satay untuk hubby dan Oliv, nasi campur untuk mama, ice tea dan rainbow drink abisnya 195 rb aja donkkk *saya gak pesan krn msh kenyang*. Harga main course mulai dari 65rb, minuman mulai dari 14rb, blm termasuk pajak 15%. Chicken sataynya enak, nasi campur juga enak tapi ternyata kurang cocok sama lidah mama akhirnya separuh saya yang habisin ^__^.

pandawa

pandawa1

Selesai makan, lanjut perjalanan menuju Pantai Pandawa yang 2 tahun terakhir lagi happening banget. Sebenarnya saya excited banget ke Pandawa ini karena dari hasil browsing keliatan indah sekali. Htmnya kurang lebih sama dengan pantai Geger. Sebelum turun ke pantai kita berhenti dulu untuk ambil foto di tebing kapur yang ada patung pandawanya *tersedia tempat parkir*. Pantainya sangat mengundang dilihat dari atas sini, biruuuu banget. Abis foto kita turun ke bawah, ternyata di bawah rameeee… Banyak rombongan pelajar yang datang dengan bus2 besar, mobil2 pribadi juga banyak.. Sejak dari parkiran yang terlihat cuma manusia dan manusia :(. Karena kita nyampe sana sekitar jam 1 dimana matahari lagi diobral, ditambah pengunjung yang rame jadinya kurang nyaman deh.

pandawa2

Akhirnya kita melipir saja ke warung yang tersebar sepanjang bibir pantai. Pesan jagung bakar dan es kelapa muda sambil mikir mau ngapain ya…. Aslik deh saking ramenya semangat langsung drop. Di depan warung2 ini berjejer kursi2 pantai, dimana udah full disewa orang (tapi gak yakin juga kalo ada yang kosong saya mau duduk disitu… selain panasnya pooooll, juga keliatan semrawut oleh abg2 yang bersliweran dan heboh main air). Salut juga sih sama pengunjung siang itu, cuaca super panas tapi masih pada ceria main air, kano, berenang, dan foto2. Siang itu ombaknya juga cukup besar, jadi saya tidak mengijinkan Oliv yang minta nyebur lagi (padahal emaknya males basah2an dan panas2an lagi) *ini kenapa dari tadi ngeluh panas ya?! tengah hari bolong ke pantai ya panas lha jeng! hihihi*. Mungkin tidak nyamannya saya disini disebabkan kita abis main di pantai yang tenang tapi tidak kalah indah, jadi shock liat situasi di Pandawa.

Setelah menghabiskan air kelapa dan jagung bakar, akhirnya kita sudahi saja kunjungan ke Pandawa. Lumayanlah, sudah tidak penasaran meskipun tidak sempet menjelajah di sepanjang bibir pantai. Pandawa benar2 sedang menjadi primadona nih kayaknya jadi sekedar saran untuk yang akan liburan ke Bali pada saat peak season nanti, lebih baik menghindari Pandawa, karena katanya akan stuck parah sejak dari tebing kapur, sehingga untuk turun ke pantai kita harus berjalan kaki. Lagipula kalo terlalu rame kita juga tidak bisa menikmati apa2, tingkat keramean saat low season seperti kemarin aja udah membuat saya sedikit kapok. Well… Pandawa memang indah, kalo penasaran dan ingin tetap ke sini, mungkin harus diusahakan datang pagi2 sebelum jam 7, agar lebih nyaman dan puasss.

Rencana awal tadinya dari Pandawa kita mau sunsetan di Kuta. Tapi karena masih siang, jadwal cari oleh2 di hari terakhir kita majukan sekarang. Sama bli Nyoman kita dibawa ke toko oleh2 Hawaii bali, katanya lebih murah dari Krisna, entahlah benar atau gaknya, karena pas kemarin mampir Krisna untuk beli topi dan sok2an mau bandingin harga, pas udah di Hawaii saya gak inget tuh barang yang kira2 sama di Krisna berapaan hehehe. Jadi ya sudahlah males bolak balik akhirnya ngeborong deh si mama. Semua tetangga dan saudara di Pontianak kebagian, meskipun cuma baju barong dan kaos2 tapi begitu bayar dikasir total hampir 1,2juta aja donkkk -__-. Kalo makanan kita gak belanja banyak, hanya beberapa kotak kacang asin Bali Rahayu. Sedangkan Pie susu bali merek enaaak pesan lewat bli yang akan dibawa di hari terakhir. Hawaii bali ini adalah toko oleh2 yang banyak dimampiri oleh rombongan tour, bahkan tersedia tempat makan prasmanan bagi rombongan2 itu. Ada juga yang jual bakso, nasi rames, dll. Lupa ambil foto disini tapi tidak ada yang istimewa kok.

kuta1

Lanjut perjalanan menuju pantai Kuta. Sore2 gini jalanan menuju kuta padat merayap, mungkin pada mau sunsetan kayak kita :p. Sepanjang perjalanan saya nengok kanan kiri dan ketemu dengan banyak nama2 hotel yang pernah saya lihat2 saat browsing. Tapi sepertinya memang saya tidak cocok dengan keramean daerah kuta, karena saya lebih suka ketenangan. Masih sore aja, dj2 cafe sepanjang kuta ini udah mempersiapkan musik yang akan dimainkan… kurang tahu juga kalo malam suasananya seperti apa.

Kita masuk pantai kuta lewat pintu yang sebelum hotel Pullman. Meskipun di sini rame saya tidak merasa sesak seperti halnya di Pandawa tadi. Mungkin karena sang surya yang sudah kalem… mungkin karena garis pantai yang luas dan panjang… saya merasa santai dan damai… Olivia juga kembali bergairah, lari dan lari, saya hanya mengawasi dari jauh tapi adakalanya saya kejar juga karena dia berlari terlalu jauh. Sekali kali dia duduk dan bermain pasir lalu kembali berlari…. Hihihi kenapa jadi sok puitis gini yak?… Terbawa suasana romantis Kuta kali…. Intinya saya suka suasana Kuta saat menjelang sunset begini… entah kalo siang2 ya…. Kita duduk sampai matahari menghilang lalu beranjak dengan berat hati. Semoga kita berjumpa lagi, suatu saat di Kutaaaa… Baliiiii… *ter andre hehanusa* 😀

kuta2

Setelah dari kuta, berakhir sudah petualangan hari ini. Devata suite and residense di jln Dewi Sri daerah Seminyak akan menjadi tempat peristirahatan kami malam ini. Kita ambil suite room 1 bedroom, tanpa extra bed udah cukup banget untuk 3 dewasa karena ada sofa L yang besar. Kamar luas dan bersih, semua kamar ada balkon dengan view kolam renang. Hotel kecil yang nyaman dengan suasana tenang serta tidak terlalu jauh dari pusat keramaian kuta. Disini juga ada suite 2 bedroom, kalo type ini bedroomnya diatas, dan di bawah ada living room, mini kitchen dan bathroom, serta akses langsung ke pool. Pas untuk yang liburan dengan keluarga yang agak besar.

devata

Karena sudah capek, makan malam kita take away dari resto MG dekat hotel *sejenis dengan bakmi GM*, pesan nasi goreng dan mie ayam komplet, rasanya lumayan enak kok jadi cukup recommended. Udah kenyang, leyeh2 bentar lalu zzzzzzz.

Lanjut Day 3

Cheers,

AL

Advertisements

7 thoughts on “Bali Trip 2015 – Day 2 [Pantai Geger, Pantai Pandawa, Pantai Kuta]

    1. Thank you mbak Nell… selama di Bali Oliv happy berat kalo ketemu pasir dan laut, tapi dia akan kelihatan kurang enjoy kalo kita cuma jalan menikmati pemandangan apalagi kalo minta dia pose karena mau dipoto… malah ngelengos dia hahaha

      Like

      1. iya betul mbak… tapi kadang2 suka sebel kalo pas emaknya liat dia lagi cute trus diam2 mau ambil fotonya… pasti dia nyadar and kabur atau ngelengos itu tadi… 😦

        Like

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s