Bali Trip 2015 – Day 3 [Tanah Lot dan Ulundanu, Bedugul]

May 11, 2015

Devata morning

Bangun pagi sekitar jam 6.30 kita masih banyak waktu untuk leyeh2 dan foto narsis sebelum mandi :). Abis itu mandi, lalu siap2 breakfast. Saya, Oliv dan mama turun dulu untuk sarapan, sedangkan hubby masih mandi. Kita hanya dapat jatah sarapan untuk 2 orang, biaya tambahannya 35 rb per orang. Menu sarapan bisa pilih american breakfast atau nasi goreng, di buffet hanya ada roti dan aneka selai, kopi, teh, susu segar dan jus. Setelah pesanan nasi goreng keluar, ternyata porsinya kecil sekali dengan rasa standard, akhirnya saya info ke hubby, and hubby memutuskan untuk tidak sarapan, masih kenyang juga karena tadi jam 6 udah nyeduh p*p mie. Setelah sarapan, kita langsung checkout.

Tanahlotheader
Pura Batu Bolong

Hari ini tujuannya adalah Tanah Lot dan Pura Ulundanu, Bedugul. Pukul 8.30 start jalan sampai Tanah Lot sekitar 40 menit kemudian. Htm turis lokal 10rb dan parkir 5rb. Pengunjung cukup ramai pagi ini. Sebelum turun ke Pura Tanah Lot, kita jalan2 menikmati pemandangan yang sangat indah dilihat dari atas sini sambil berfoto di beberapa spot yang tersedia. Kalo jalan terus kearah kanan kita akan menjumpai Pura Batu Bolong. Olivia seperti biasa, ogah diajak foto, cemberut terus sambil protes panas.

Tanahlot1

tanahlot2
Ekspresi kepanasan dan ogah di foto

Setelah puas kita turun ke bawah dimana terdapat Pura Tanah Lot. Ramai sekali dibawah sini, tapi masih bisa dinikmati sih. Menurut informasi semakin siang air laut akan semakin tinggi sehingga daratan menuju pura akan tertutup air. Jika tadi diatas Oliv ngeluh2 panas, maka disini meskipun sama2 panas, dia terlihat sangat enjoy apalagi waktu saya ijinkan main basah2an… happy berat dia. Lucu banget waktu dia berdiri menunggu ombak, pakai joget2 sambil nyanyi “Via menang… Via menang… In the name of Jesus…” Pas dihantam ombak dia tahan sampai sempoyongan dan ketawa kegirangan #kelakuan hahaha . Tapi sekali kali pas ombak mendekat dia kabur juga sambil ketawa heboh sampai2 ada cewek sepertinya turis taiwan yang foto2 in Oliv.

tanahlot3b

tanah lot4
Olivia mulai happy karena ketemu air
tanahlot5
“via menang… via menang…” menantang ombak :p
tanahlot6
Cuek aja diajak foto bareng mami… 😦

Puas main air kita naik keatas lalu cari toilet untuk mengganti baju Oliv. Tadinya kita mau makan siang disini, tapi ternyata restonya belum siap menerima tamu, agak aneh mengingat sudah jam sebelas lewat. Katanya akan siap sekitar jam 12, daripada nunggu mending makan dekat bedugul saja. Mama sempet membeli beberapa daster dan kaus di toko suvenir yang ada di sini, harganya wajarlah, gak digetok yang gimana gitu. Selesai belanja kita lanjut perjalanan ke Bedugul.

Jarak dari Tanah Lot ke bedugul sekitar 50km, kita tempuh dalam waktu 1 jam 15 menit saja. Bedugul merupakan wilayah dataran tinggi dimana tentu saja berhawa dingin. Mendekati taman wisata Ulundanu Beratan, ada beberapa resto yang menawarkan bersantap dengan view langsung ke perbukitan, tapi kami tidak mampir untuk makan disini. Begitu sampai kita cari makan alakadarnya di warung2 yang ada di parkiran. Kita semua pesan bakso ayam karena penasaran dengan rasanya, dan juga hangat2 jadi pas dengan hawa yang sejuk. Menurut saya kuah kurang gurih dan baksonya tidak kenyal, jauh lebih mantap bakso *sapi* yang biasa kita makan. Tapi lumayan lah masih bisa diterima mulut dan perut.

Ulundanu1

Selesai makan kita beli karcis masuk dulu di loket, untuk turis lokal harganya 10rb saja. Daya tarik utama di sini adalah Pura Ulundanu yang merupakan pura terbesar kedua di Bali *keindahannya diabadikan pada mata uang kita, pecahan 50rb rupiah* yang terletak di tepi danau Beratan. Dimana jika air sedang pasang akan menghasilkan pemandangan yang dramatis karena seakan puranya berada di tengah2 danau. Sebelum sampai pada gapura yang akan membawa pengunjung pada pura, kita akan melewati taman yang indah dan luas serta terawat dengan baik, tersedia juga playground anak yang permainannya cukup lengkap.

ulundanu2
Pura Ulun Danu Beratan… Indah!

Begitu memasuki gapura maka di depan kita tersaji pemandangan yang menyegarkan mata dan jiwa. Pas waktu itu air danau sedang *agak* pasang sehingga pura dan sekitarnya terlihat semakin indah. Hawa sejuk dipadu dengan kabut yang turun di atas perbukitan sekeliling danau membuat betah siapa saja untuk berlama lama disini.

ulundanu3
Pura Ulun Danu dari sisi lain
danauberatan
sisi lain Danau Beratan… aslinya seperti di negeri dongeng *love..love…love*
ulundanu5
mancing… naik kapal motor… dan abaikan gaya turis yang happy

Selain santai menikmati pemandangan alam, kegiatan lain yang bisa dilakukan disini antara lain memancing, naik kapal kayuh maupun kapal motor, naik bebek2an, bahkan banana boat juga ada. Sayang saya lupa ambil fotonya. Oliv minta main bebek2an kayuh, tapi karena sempat gerimis sedikit, dan yang main hanya 1 atau 2 orang jadi saya tolak dan tawarkan untuk main di playground saja :p.

ulundanu7
Taman Asri sebelum gapura yang menuju pura dan danau
ulundanu6
Playground yang bersih, asri dan adem

Hari semakin sore, waktunya berpisah dengan Ulundanu. Hari ini bahagia sekali rasanya dapat menginjakkan kaki di dua tempat yang luar biasa indah. We thank You, Lord. Perjalanan berlanjut ke Ubud, tepatnya ke Jalan Hanoman,Tegal Sari Accomodation, tempat bernaung di malam terakhir dan yang paling saya nantikan dalam trip ini karena sudah dibooking sejak bulan Oktober 2014 *kurang lama apa coba hehehe*. Cerita dan review lanjut di day 4 saja ya.

Cheers,

AL

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s