Saat ini kami tinggal di pemukiman biasa, jadilah tidak ada taman atau ruang terbuka hijau yang memadai (updated : Duh seneng deh sejak Jakarta dipimpin Pak Ahok sudah banyak banget loh RPTRA *Ruang Publik Terpadu Ramah Anak*. Hampir setiap minggu saya membaca Pak Ahok meresmikan RPTRA ini RPTRA itu… Puji Tuhan banget ya. Karena RPTRA ini besar banget manfaatnya, ada perpustakaan juga. Ada pengelola yang stand by di tempat. Mudah-mudahan masyarakat bisa ikut menjaga dan merawat ya, demi kepentingan bersama. Dekat rumah ada 3 RPTRA tapi lumayan jaraknya, pakai mobil sekitar 20-30 menit. Pengen nyamperin sebenarnya buat bahan nulis blog biar oliv main dan belajar sosialisasi selain dengan orang rumah dan sekolah).

Kalo kompleks perumahan modern atau cluster2 kece kan biasanya punya taman sendiri. Tapi kita masih bersyukurlah karena dekat dengan hutan kota Srengseng. Nah, weekend ini karena belum punya acara apa2 jadi pengen ngajak si bocah main di RTH (ruang terbuka hijau), kan kalo ke hutan kota mulu bosan jadi pilihan lain yang terdekat adalah Taman Cattleya. Terakhir kesini itu sekitar bulan November tahun lalu (bisa diliat disini), udah lama juga yak ternyata ^_^. 

parkiran
parkiran yang luas dan free

Taman Cattleya atau yang sering juga disebut sebagai Taman Tomang mempunyai luas sekitar 3 hektar dan masuk wilayah administrasi Jakarta Barat. Salah satu taman kota yang cukup besar, rapi, cantik, terawat, teduh karena banyak pepohonan besar. Tapi ada hal yang cukup menganggu, waktu googling taman kota di Jakarta maka gak cuma informasi dan review yang saya dapatkan tapi terselip juga banyak berita (terselip kok banyak? :D) kasus2 asusila yang dilakukan di taman2 kota , dimana pelakunya rata2 masih abg… trus mirisnya Taman Cattleya merupakan salah satu tempat favorit, karena ditemukan banyak kasus disini… hiks! Ini membuat saya ragu saat pertama kali berniat main kesini.

Tapi setelah 3 kali kunjungan *termasuk hari ini* saya menyimpulkan bahwa Taman Cattleya ini nyaman kok untuk dinikmati bersama keluarga, beruntung gak pernah saya temukan pengunjung yang aneh2. Untuk mencegah kasus serupa terulang lagi dan lagi, selain beberapa upaya yang sudah dilakukan dinas pertamanan kota, saya rasa memberlakukan jam buka dan tutup bisa dicoba sebagai solusi untuk mengatasi hal ini. Buat pagar tinggi di pintu masuk utama (saat ini hanya ada portal) dan di pintu masuk alternative (yang tembus ke pemukiman warga), jam buka misalnya dari jam 6 pagi sampai jam 6 sore (kayak di hutan kota srengseng). Kalo tujusnnya olahraga atau jalan2 ya gak akan main ke taman ini malam2, karena Cattleya gak cocok untuk hangout atau kongkow2 malam, gak ada tukang jualan makanan.

papan

jalan
baru niiih… tempat2 sampah yang kiyut bingit ^o^

Balik ke cerita piknik Oliv… :D. Jam 10 kita jalan dari rumah,kan mau piknik bukan mau olahraga jadi gak perlu pagi2, santai saja. Mampir dulu di minimart untuk membeli sedikit cemilan disamping buah potong dan roti yang sudah bawa dari rumah, 20 menit kemudian kita sudah sampai di Taman Cattleya. Karena ini hari Sabtu jadi pengunjung tidak terlalu rame, hanya ada sekelompok anak kuliahan yang bikin acara permainan gokil2an #seru, beberapa bapak2 yang lagi mancing, sekelompok abg cewek yang sedang duduk dekat danau dan sepasang calon pengantin yang sedang prewed #ciyuss, tapi menurut saya taman ini memang cukup fotogenik kok.

pengunjung

Kalo di bulan November kemarin taman ini gersang, sekarang sudah cantik dan segar kembali, dengan hamparan rumput hijau yang terpotong rapi. Udah itu ternyata ada yang baru, sekarang tersedia banyaaaaaak banget tempat sampah lucu… ada penguin, strawberry, jeruk, ayam, burung, labu… ahhh pokoknya lucu2 deh… *jadi udah gak ada alasan untuk buang sampah sembarangan yaaaa* Tapiiii kzl banget sama tangan2 yang usil… udah banyak aja coret2an yang bikin mata sakit #sedih.

gelar tikar

gelar tiker 2

Setelah dapat spot yang nyaman, digelar deh tuh tiker piknik wannabe *pakai kain pantai doank hihihi*. Oliv mondar mandir ngumpulin dahan kering, papinya baca buku, emaknya ngunyah #baguuuus!! Meskipun matahari cukup terik tapi duduk dibawah pohon gini terasa sejuk, diterpa angin semilir sepoi2 #ngantuk. Setelah cemilan habis, saya ajak oliv muterin taman, trus berhenti cukup lama di pulau2an tengah danau.

rumah kompos
ada rumah kompos dengan background Apt Taman Anggrek
pulau
lepek tapi happy… menjelajah pulau2an

Sebelum pulang saya dan bocah melipir sebentar ke sisi depan taman dekat parkiran. Piknik di depan sini ok juga loh, tapi lebih teduh yang di dalam sih. 

sisi depan
Taman di bagian depan dekat parkiran

Bagi yang tinggal di Jakarta Barat, ayo ajak krucilnya main ke Taman Cattleya. Bagi yang mau olahraga jogging dan lari pagi, tracknya mulus dan naik turun loh, cukup banget membantu keringat cepat keluar. Bagi yang mau piknik, jangan lupa bawa bekal karena di sini gak ada pedagang makanan (jika hanya sekedar ingin beli minuman ada warung di pemukiman warga, lewat pintu alternative). Saya pernah melihat sekelompok muda-i muslim yang sedang melakukan acara pertemuan di taman ini, jadi kalo misalnya yang kristen mau kebaktian padang, atau mahasiswa-i melakukan kegiatan apalah2, masyarakat yang ingin bikin kegiatan sosial misalnya… silahkan aja ya selama tidak menganggu kepentingan umum *haiyah serasa yang punya Cattleya :D*. Tapi jika akan melakukan kegiatan yang melibatkan massa, mohon cari informasi dulu mengenai perijinannya. Saya hanya sekedar menginfokan kalo taman ini layak dimanfaatkan untuk kegiatan positif πŸ™‚

Kurang dikiiit lagi, Cattleya akan menjadi taman kota yang ideal untuk dinikmati keluarga… mungkin dinas pertamanan terkait bisa menyediakan playground anak, cukup dengan mainan standard dan sederhana seperti perosotan, ayunan, dan jungkat jangkit, pasti anak2 sudah bahagia. Dan Taman Aktif (peralatan fitness outdoor) yang rencananya akan ada di taman2 kota, semoga untuk Cattleya segera jadi nyata.

Btw kemarin ada satu polantas yang berpatroli keliling taman dengan motor, cuma sebentar sih tapi kalo dibuat rutin misalnya setiap 1 atau 2 jam *secara di simpang tomang kan polantasnya cukup banyak, bisalah ganti2an ngiter di taman ini*, sepertinya cukup efektif untuk mencegah perilaku tak senonoh pengunjung aneh dan nekat, sekaligus memberi rasa aman ke pengunjung baik dan sopan *seperti saya… ehem*.

Selamat menikmati taman kota tercinta ya…

Updated August 8, 2015

Hari ini Oliv ke taman Cattleya lagi untuk main sepeda… dan gak nyangka setelah lama gak hujan dan hanya hujan kecil tadi malam, kok Cattleya cantik banget pagi ini *lebay*. Bunga bermekaran dimana-mana. Jadi cuma mau update foto aja ^ o ^

sepeda@cattelaya
Asik main sepeda
carikecebong
Asik mungutin bunga2 yang jatuh; mencari kecebong dan siput/keong air :D. Liat deh coret2an di tempat sampah 😒
bunga2
Sebagian Bunga-bunga cantik
petugaskebersihan
Para petugas yang menjaga keindahan dan kebersihan taman Cattleya. Meskipun petugasnya banyak, bok ya para pengunjung punya kesadaran untuk ikut menjaga taman. Gak usah muluk2 kok, cukup buang sampah pada tempatnya (tempat sampah lucunya banyaakkk lhooo) dan tidak mencoret2. Itu aja, cukup!

Updated May 1, 2016

Daripada bikin postingan baru, mending melengkapi postingan yang ini saja. 

Jadi ceritanya minggu kemarin pas kita main lagi kesini, spot fitness outdoor Indonesia Segar sudah ada. Makanya sebagai PR yang baik #uhuks, saya mau nyetor foto lagi😁

cat-b
Yes! sudah ada Indonesia Segar. Tapi sayang, alatnya terlalu sedikit nih jadi harus ngantri #nambahdonk #ngelunjak

cat-a

cat-c
Sukak deh sama langit biru, awan putih dan ijo royo2nya

cat-e

Gimana? cakep kan? sudah terprovokasi untuk berkunjung belum? hihihi

Cheers πŸ™‚

Advertisements