Bermain dan Belajar di Kuntum Farmfield Bogor

July 21, 2015

IMG_1833

Dalam rangka mengisi libur lebaran kemarin, akhirnya kita ke Bogor lagi :D. Kali ini rombongan ditambah keluarga adik sepupu, yang mana sejak menikah kita udah jarang jalan bareng. Tujuannya sih cuma ke Kuntum Farmfield (dulu Kuntum Nurseries), lunch di Lemongrass, nginap di Rukun Senior Living, besoknya ke Taman Budaya Sentul.

pendopo kuntum - col
pendopo yang berfungsi sebagai showroom or gallery aneka hasil kerajinan gerabah, furniture kayu dan tanaman hias sekaligus loket tiket dan kolam ikan koi

Tiba di Kuntum sekitar pukul 10an, dan matahari sudah lumayan terik. Perubahan terlihat dimana2 dibanding kunjungan hampir 2 tahun lalu. Dulu kita parkirnya dekat pemancingan dan masuk ke farm melewati resto2 dan kebun tanaman yang luas. Sekarang bisa parkir dekat pintu masuk yang langsung menuju pendopo / showroom. Harga tiket naik dari 20rb jadi 30rb per orang. Setelah membeli tiket, sebelum masuk akan ada pemeriksaan tiket dulu. Lalu silahkan mengambil caping petani yang tersedia bertumpuk2, bisa untuk gegayaan sekaligus menghindar dari sengatan panas matahari 😀

IMG_1876

Begitu masuk pengunjung akan disambut para embek yang berdiri rapi di kandangnya masing2. Kalo ingin memberi minum susu ke para kambing, susunya dapat dibeli di loket dekat kandang marmut dan kelinci. Tersedia susu untuk kambing, susu dan rumput untuk sapi, pakan untuk kelinci dan marmut dengan harga 5-10rb. Oliv membeli sebotol susu untuk kambing.

Resiko datang pada saat musim liburan adalah pengunjungnya rameee banget. Dan entah perasaan aja atau gimana, bau khas kambing kali ini lebih menyengat dibanding dulu. Mungkin amang2 nya gak sempat bersihin kali ya, secara libur jadi penuh terus. Udah itu dulu banyak anak kambing yang masih pitik, sekarang kok gak ada… jadi berkurang deh keunyuannya 😀

IMG_1877
orang2 kota sedang “mimi” in kambing :D… diujung sana adalah tempat penjualan pakan, kandang kelinci dan marmut

IMG_1819

IMG_1878

Selesai kambingnya minum susu, kita jalan menuju kebun sayuran. Di sini keliatan kalo area Kuntum sudah diperluas banget. Fasilitasnya juga makin lengkap, ada area naik kuda (dekat area ini juga tersedia kios2 yang jual makanan dan minuman yang dilengkapi dengan beberapa set meja dan kursi), banyak spot2 dan pendopo2 yang bisa dipakai untuk sekedar duduk atau bahkan buka perbekalan *semacam piknik gitu ceritanyaaa*, ada beberapa kandang binatang baru tapi gak sempat memperhatikan ada apa aja, karena oh karena hal yang selalu terjadi pada Oliv kalo ke Bogor terjadi lagi donkkk (seperti yang pernah saya ceritakan disini)… si bocah badannya panas… jadilah kurang semangat mengeksplore, untung gak rewel. (suer deh, belum ketemu sebabnya kenapa bisa begitu, karena setelah ini pas libur 17an kita ke puncak, berenang dengan air dingin, si bocah baik2 saja lho…).

IMG_1814

IMG_1875
satu2nya family pic ^__^
IMG_1822
panasnya pol2an
IMG_1835
Ceritanya ponakan lagi mau diajak naik kuda sama papanya, tapi pas kudanya baru jalan selangkah, karena goyang2 papanya jiper karena kan harus pegang tali kekang plus pegang anak (masih kekecilan sebenarnya :D), turun lagi deh… gak jadi. Oliv gak mau gantiin naik, akhirnya tiket dibalikin… untung boleh :). Harga 30rb per orang.

Setelah percobaan naik kuda kita ke area kandang sapi dan Oliv berusaha memberi makan sapi2 yang sudah kekenyangan :D. Abis itu balik ke area kandang kelinci dan Marmut.

moo

IMG_1839
Kandang kelinci yang banyakan orang dibanding kelincinya hehehe… sebenarnya kelincinya banyak, tapi pada ngumpet, mungkin ketakutan… abisnya dikejar kejar untuk dicekokin makanan mulu kan oleh pengunjung… kasian juga si kelinci… Kalo dulu setiap ada yang menyodorkan makanan kelinci2 itu bakal ngumpul semua. Tumben kemarin Oliv gak betah main sama kelinci, terlalu rame kali.
marmut col
Nah kalo di kandang marmut, anak kicik ini malah gak mau diajak udahan. Sama aja sih kondisi marmut juga udah pada males2an karena kebegahan, tapi disini sepi… jadi Oliv betah deh 😀

Lumayan lama juga main di kandang marmut, padahal saya dengar orang2 pada ngomong… ih gelii.. geli… kayak tikus -__-, abis main2 sama ternak, jangan lupa cuci tangan dulu yaaa…

IMG_1884
Dulu… duduk2 disini sambil memberi makan ikan sungguh menyenangkan. Suasananya teduh dan tenang… sisi yang menghadap parkiran itu seingat saya tertutup oleh tanaman rambat. Tapi kemarin “rasanya” sudah berubah -__-

Kuntum Farmfield sekarang tambah besar dan terkenal jadi yang datang pun makin ramai… tetap menarik dan layak kok dijadikan tujuan rekreasi keluarga yang gak sekedar bisa have fun tapi juga edutainment. Harapan saya, semoga pengelola dapat mempertahankan bahkan meningkatkan kebersihan dan keasrian tempat ini, demi para pengunjung, yang sudah datang jauh2 dari “kota”, berharap mendapat pengalaman kehidupan desa 🙂

Habis main2 sekitar 2 jam, kita langsung menuju Lemongrass melewati sepanjang Jalan Pajajaran yang selalu macet saat weekend apalagi liburan begini. Kalo dari Kuntum, lemongrass ini di sebelah kanan jalan melewati belokan yang menuju KRB. Begitu sampai Lemongrass, kita gak kebagian parkir bokkk… sudahlah mari kita cari alternative lain saja. Pengen makan yang agak2 khas Bogor jadi mobil akhirnya parkir di Kedai Soto Ibu Rahayu yang tidak jauh dari Lemongrass. Disini juga ramai banget, tapi untung masih dapat parkir, meja juga kita langsung dapat karena pas ada yang selesai makan. Disini tersedia segala macam soto yang menggugah selera (kecuali selera Oliv -__-).

Udah lupa kita pesan soto apa aja, yang jelas saya pesan menu standard, soto ayam bening buat saya dan Oliv. Karena tempatnya penuh dan tidak ber AC, jadilah Oliv nangis katanya sakit perut… trus minta pulang hehehe. Emang pas saya cek, perutnya kembung. Sudah ketebak sih,  biasanya satu paket kalo badannya panas saat jalan2, ditambah dari pagi baru makan sedikit. Saya olesin dengan minyak kayu putih lalu saya bawa duduk di luar sambil nunggu makanan datang. Tapi setelah makanan datang, anaknya tetap tidak mau diajak ke dalam… ya udah deh kita makan di mobil aja. Lumayanlah masuk beberapa suap nasi pakai kuah soto. Rasa soto ayamnya sih biasa aja, dan karena makan bareng Oliv jadi kan gak dipakein aneka asesoris penambah rasa semacam kecap, sambal dan jeruk nipis. Masih sisa setengah porsi saya minta bungkus, pas di hotel diangetin bentar pakai microwave… Puji Tuhan si bocah makan lagi. Menu yang lain, katanya sih lumayan.

Dari sini kita langsung masuk tol dan keluar di pintu tol sentul city (sentul selatan), menuju Rukun Senior Living.

Cheers,

AL

Advertisements

One thought on “Bermain dan Belajar di Kuntum Farmfield Bogor

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s