July 22, 2015

IMG_1907
Sunset di Rukun Senior Living

Lanjutan jalan-jalan yang ini.

Beberapa kali sempat intip2 Rukun Senior di OTA dan tertarik karena review cukup baik, harga fair, dan lokasi dekat dengan tempat2 wisata di Sentul (seperti: Jungleland, Taman Budaya dan Ah poong). Nah jalan-jalan kali ini kita putuskan untuk mencoba menginap disini. Booking via pegipegi.com dapat harga 400k per kamar untuk type ideal suite (tidak termasuk breakfast). Adik saya nambah 1 ekstra bed dengan harga 100rb.

interior-col
Lorong kamar *yang seperti rumah sakit* ; interior kamar yang minimalis, bersih dan lega. Tersedia microwave (jarang2 kan hotel nyediain microwave), refrigerator, ketle air panas, 2 botol air mineral serta kopi, gula, teh; Bathroom lupa difoto, hanya shower dengan air hangat yang kencang dan lancar serta amenities yang cukup lengkap

Check in agak lelet padahal kita sampai sana sudah jam 2 lewat. Alasannya tingkat hunian penuh dan check out nya barengan jam 12, jadi tenaga yang membersihkan kamar sedikit keteteran -__-. Setelah menunggu sekitar 40 menit akhirnya kamar kita beres juga. Waktu menunggu tadi kita manfaatkan dengan jalan2 ke area belakang hotel yang luas dan asri. Di sini ada kolam renang, Jacuzzi, beberapa alat fitness, sauna room, danau/kolam pancing, beberapa gazebo di tengah kolam untuk bersantai serta playground anak. Melihat kolam renang, oliv tentu saja langsung ngacir… udah lupa dia kalo badannya panas. Dilarang malah anaknya udah pinter nawar… “via celup2 doank kok mi… dipinggir sini aja ya.. benerrr”  -__-.

IMG_1928
Meskipun lorong bagian dalam seperti rumah sakit, tapi semua jenis kamar mempunyai teras depan yang dilengkapi meja dan 2 kursi taman,  seperti ini… Asri dan adem.
IMG_1913
Room dengan balkon, yang viewnya menghadap danau/kolam plus ijo2. Kurang tahu room type apa. Kemarin saya lihat ada opa2 yang sedang bersantai di balkon ditemani oleh asisten.

IMG_1919

pool-col
Masih sepi jadi oliv main celup2. Pas agak sorean kolam udah lumayan penuh.

Setelah masuk ke kamar, beres2 dan mandi Oliv lelap bobo ditemani gerimis. Kita baru keluar hotel untuk makan malam sekitar jam 7an, di PSK Sate Kiloan yang tidak jauh dari hotel. Pesan sate ayam, sate kambing, ayam bakar dan tongseng. Tonsengnya enak, ayam bakarnya juga enak, sate ayam meskipun dagingnya ndut2 tapi kayak kurang marinasi jadi kurang mantap. Selesai makan kembali lagi ke hotel. Dekat hotel ada atm dan mini market yang bisa dijangkau dengan jalan kaki.

Balik kamar, ngobrol2 dan main sama anak2 sambil ngunyah sampai ngantuk *elus2 perut*… bobo deh zzzzzzzz.

IMG_1934
Morning sunshine…

sunrise_Fotor

Bangun sekitar jam 5.30, hubby lari2 pagi dulu di taman. Abis itu hubby nemenin Oliv yang masih bobo, saya gantian yang lari tapiiii banyakan berhenti untuk sekedar jepret2 dan bernapas yang dalam sepuas-puasnya. Segar sekali, meskipun udara tidak dingin seperti kalo menginap di Puncak.

Setelah oliv bangun dan minum susu, anaknya nagih minta berenang. Karena panasnya sudah turun akhirnya saya ijinkan. Sudah pakai baju renang, sudah bawa ban, sampai di kolam, eh gak bisa dipakai karena kolamnya baru dikasih obat. Emang sih dari kemarin airnya sudah kurang meyakinkan karena agak hijau. Tapi oleh petugasnya, kita ditawari untuk di antar ke kolam renang xxx (si Bapak nyebut namanya tapi saya lupa), pakai mobil hotel, jarak sekitar 10 menit. Dengan promosi kolamnya bagus dan pemandangannya indah, view perbukitan dan tadi juga ada tamu yang dianter kesana. Sebenarnya penasaran sih tapi kalah sama rasa malas :D.

Untung ada Jacuzzi yang masih bisa dipakai. Cukuplah berendam disini toh si anak kicik cuma mau main air :D, sambil menunggu para hubby yang lagi keluar untuk membeli sarapan, dan pulang dengan membawa bubur ayam dan bakso. Pinjam mangkok hotel lalu makan di pinggir kolam… mantap.

IMG_1935
Para Senior yang sedang menjalani kegiatan pagi, ngobrol2 dan senam pagi

Selesai sarapan dan main air, kita kembali ke kamar untuk mandi dan packing, abis itu kembali ke taman untuk bersantai dan main2 sambil nunggu waktu check out #ogahrugi :D. Oliv main di playground dan liatin orang mancing. Ada sekeluarga besar yang mancing dan dapat beberapa ikan lumayan besar, trus minta dimasakin sama pelayan hotel lalu mereka makan rame2 di taman, asik banget ya… tapi maaf karena saya kurang info nih, harga sewa pancing dan dimasakkin itu bayar berapa 😦

IMG_1956

IMG_1946_Fotor

IMG_1950
ada yang mupeng mau mancing… ada yang sadar kamera πŸ™‚
IMG_1962
Masih gak suka di foto πŸ˜€

nonton mancing_Fotor

IMG_1965
happy…
IMG_1970
keliatan kan kalo jarang foto2 berdua… πŸ˜€

Jam 12an kita check out langsung meluncur ke Taman Budaya. Biasa kalo kesini makannya ya di Kopi Oey, Oliv dan papinya tetap pesan mie ayam #sigh, saya masih merasa kenyang jadi pengen ngemil singkong goreng sambal roa, tapi dilalahnya lagi gak ada 😦 jd saya gak makan. Yang lain pesanannya apa kok saya lupa, saking kelamaan nih baru di tulis jurnalnya (dan saya juga jarang foto2 makanan, kalo gak lupa yaaa malas -__-)

Selesai makan, main2 sebentar di playground sambil maminya minum es cendol di food court. Ditawari mau naik kuda atau gak, anaknya gak mau. Malah asik ngeliatin orang main gelembung sabun, akhirnya dibeliin deh. Kemarin kok males yak foto2 disini, kondisi sekitar lagi gersang karena lama gak hujan.

Sekitar jam 2an kita langsung capcus pulang deh… sayonara…

Sedikit tentang Rukun Senior Living yang bisa saya share, hasil dari ngobrol dengan resepsionis dan baca2 di brosur:

Jadi Rukun Senior Living ini utamanya adalah sebuah residential resort and club yang diperuntukkan untuk para senior dengan usia diatas 50 tahun. Para senior bisa bergabung dengan menjadi Member Club dan datang harian atau dapat menjadi warga dan menetap disini dengan jangka waktu tertentu. Yang entah bagaimana dalam perkembangannya, Rukun kemudian juga melayani keluarga2 yang membutuhkan akomodasi untuk liburan.

Ada 2 macam membership:

  1. Rukun Senior Club (kini mereka juga telah membuka club cabang di Cipete, Jaksel). Sebagai member club, para senior berkunjung harian kesini untuk melakukan berbagai kegiatan menarik, beraktifitas dan bergaul dengan teman sebaya. Biaya dihitung per kunjungan dimana sudah termasuk lunch, coffee break dan guest suite untuk tidur siang. ( semacam Day Care untuk anak2 kali ya…)
  2. Resident at Rukun. Sebagai warga Rukun, ada beberapa paket yang ditawarkan berdasarkan kondisi senior (lansia), type suite dan jenis jasa assisted living yang dipilih. Untuk ratenya berkisar antara 9 -15 juta per bulan diluar biaya jasa assisted living yang kisaran harganya mulai dari 1,5  – 9 jt per bulan. Diliat dari harganya tentu saja kalangan menengah keatas yang ingin dibantu oleh Rukun.

Rukun juga menyediakan paket2 khusus, misalnya saat lebaran mereka menyediakan paket mudik 1 minggu dan 2 minggu, untuk membantu keluarga2 yang akan mudik atau liburan tapi para senior tidak memungkinkan untuk dibawa. Ada juga yang menitipkan para eyang disini pada saat harus melakukan perjalanan ke luar negeri.

Ya, pada intinya Rukun adalah Panti Jompo bagi kalangan kelas atas. Menitipkan orang tua di senior living semacam ini bisa dipandang sebagai hal yang positif atau bisa juga sebaliknya, tergantung sudut pandang masing2. Di satu sisi kesannya menyedihkan, di saat anak2 sudah berhasil dijadikan orang, para sepuh ini malah tidak menghabiskan masa tuanya bersama anak dan cucu. Tapi di sisi lain, sejauh pengamatan saya kemarin para sepuh terawat dengan sangat baik, bisa bercanda dan bersosialisasi dengan teman, ada yang masih segar bugar sehingga bisa jalan pagi sendiri dan sempat menggoda dan mengajak main Oliv. Mereka tak kekurangan apapun disini, semua sudah diurus dengan baik, kesehatan maupun kebutuhan sehari-hari. Hanya saja, kasih sayang dan kehangatan keluarga, terpenuhikah?

well, balik lagi pada quote yang saya ambil dari thatonerule, “don’t judge people for the choices they make when you don’t know the options they had to choose from” πŸ™‚

Para resident di Rukun tentu jauh lebih beruntung jika dibandingkan dengan sebayanya di panti jompo umum/konvensional.

Cheers,

AL

Advertisements