Seminggu sebelum libur long weekend di bulan Mei kemarin, seperti biasa jari2 ini menari-nari di Traveloka. Entah angin apa yang membuat “tap dance jari” kali ini membuahkan voucher menginap 1 malam di Hotel Pesona Krakatau, Anyer. Rasanya sudah lamaaa banget deh saya tidak melirik Anyer. Bayangan macet, jauh dan jalan rusak masih terekam dibawah sadar kali. Tapi ada beberapa review di blog dan juga di forum femaledaily, kalo kondisi jalan sudah bagus. Jadi, tidak ada salahnya kita cobain deh :D.

Saya booking di hari kedua libur yaitu Jumat-Sabtu, dengan asumsi puncaknya orang2 yang keluar kota adalah hari pertama aka Kamis #AnalisaSotoy :D. Tapi Analisa saya terbukti benar loh, baik berangkat maupun pulang tidak kami temui kemacetan yang berarti. Dari pintu tol Kebun Jeruk +/ 3 jam. Pulang-pergi kita keluar pintu tol Cilegon Timur, lewat Jalur Lingkar Selatan yang kondisi jalannya sudah mulus.

Cerita liburannya pakai foto aja ya, ala-ala pictorial 😀

1
Sepanjang Jalur Lingkar Selatan Cilegon, jalanannya sudah di beton dengan mulus. Akan kita temui persawahan dimana banyak kebo sedang dinas, bukit2 yang terpotong seperti foto ini, dan pabrik2 raksasa yang entah kenapa terlihat keren aja gituu
2a
Setelah keluar dari Jalur Lingkar Selatan, ambil arah ke kiri. Lurus saja melewati Hotel Marbella (kalo dari luar sih sepertinya udah ada renovasi ya, entah kondisi dalamnya), trus ketemu Hotel Aston (hotel baru di Anyer, beroperasi di akhir 2015) masih lanjut sekitar 2.5 km, sampailah kita di Hotel Pesona Krakatau, Jl. Karang Bolong KM 142. Foto diambil dari Alfamart di seberang hotel. Ini adalah bangunan hotel, cottages ada di sebelah kanannya.
2b
Parkiran Penuh. Waktu itu di Traveloka hanya tersisa kamar Type Garden View. Kita dapat kamar paling bawah yang sebelah kiri foto ini, room ke dua dari ujung kiri. Jadi sebenarnya tidak tepat disebut Garden View sih, tapi Parking View :D. Tapi gak masalah kok, gak berisik. Di teras depan, dibalik jeruji itu disediakan kursi dan meja kecil, plus jemuran. Dan Jemur baju disitu cepat kering loh, karena dekat mesin AC hehehe
3
Ranjang kayu yang sederhana dan minimalis, tidak ada selimut hanya selembar kain putih. Bantal dan bednya empuk
4
Yang terfoto dari kondisi kamar hanya ini. Ada lemari yang besar, teko pemanas air, air mineral, kopi, teh dan teman2nya. Kamar mandi shower, shampo dan sabun cair tersedia dalam dispenser. Tidak ada sikat gigi dan odol, jadi bawa sendiri ya. Tapi setiap menginap saya memang merasa lebih afdol kalo set perlengkapan mandi sudah kita siapkan dan bawa dari rumah. Secara keseluruhan ruangan cukup luas, design minimalis.
5
Pas kita sampai belum waktunya check in. Dan emang sengaja datang pagian, biar bisa main dipantai dulu. Nanti bilas di kamar bilas yang tersedia di luar. Ini tipe kamar yang Sea View, sepertinya asik ya… apalagi ratenya hanya beda 100k dibanding garden view.
5b
Naik dari tangga itu adalah Restoran hotel tempat breakfast. Harga makanan yang disediakan tidak terlalu mahal dan rasanya lumayan enak. Kemarin kita makan siang pesan soto ayam dan nasi goreng. Trus untuk makan malam pesan Sapo Tahu (oliv doyan banget) dan Mie godok.
6
Halo Alfamart… 😀
7
Cottages berbagai type, ada yang 2, 3 and 4 bedrooms, intip aja di web nya ya. Siang2 dan panas terik gini gak ada yang berenang. Apa pada main di pantai ya?
8
Tapi kalo pagi dan sore suasananya rame kayak gini. Air kolamnya sih bersih, tapi gak bisa dihindari di dasar kolam banyak pasirnya. Karena anak2 (kalo oliv, selalu saya bilas dulu pasirnya sebelum nyemplung), pada bolak balik pantai dan kolam.
9
Di dalam cottages ada parkiran juga. Dari situ nembus langsung ke pantai
10
Penyewaan ban dan papan selancar
11
Banana Boat dan Rolling Donut
12
Pasir pantainya halus dengan ombak yang cukup aman. Apa karena saking halusnya ya, jadi pasirnya ikut bergulung bersama ombak sehingga terkesan kotor. Tapi kalo berenang sedikit ke tengah, airnya cukup bersih tanpa pasir.
12b
Anak – anak terutama Balita, harus tetap diawasi. Kuatir pasir masuk mata dan mulut.
13
Sebelahan persis dengan Pantai Wisata Karang Bolong
14
Ngadem sambil main pasir

14b

15
Tidak lama kemudian bocah sudah berjemur kembali ^0^
16
Karang Bolong
18
Foto diambil dari gazebo di atas batu (gak tau namanya apa, ada di foto yang oliv berjemur).  Sebelah kiri, tampak hotel Pesona Krakatau.
17
view jika hadap depan Pantai Wisata Karang Bolong. Ada tulisan di papan kecil, kalo masuk ke dalam situ harus bayar tiket 30k
32
View di sebelah kanan

Hampir jam 12 siang, saatnya kita mengisi perut. Jadi setelah minum kelapa muda batok (10k) depan karang bolong, bocah bilas dan mandi, lanjut maksi di resto hotel. Selesai makan, tanya ke resepsionis apa sudah bisa check in, dan ternyata kamar sudah siap. Asik, bisa istirahat bobo ciang 😀

Baru juga melek, bocah udah nagih aja mau ke pantai. Jadi lanjut deh poto2nya  mainnya.

19

20
Tangkap dulu Oliv untuk diajak wefie, sebelum si bocah kabur lagi
21
muka happy belepotan pasir

22

24
Bolak balik pantai dan kolam gak mau udahan, sampai matahari tenggelam dan pantai sudah sepi. Di depan cottages ada yang jualan jagung bakar, 7k saja. Disuruh maminya pose memandang laut sambil menunggu jagung dibakar.
25
Menikmati jagung bakar ditemani debur ombak #syedappp. Kalo datangnya rombongan, kita bisa bakar2 ikan loh di sini.

Kelar makan jagung kita balik ke kamar untuk mandi dan rencananya mau keluar hotel cari makan malam. Tanya sama security, ada resto seafood enak dan murah di depan Hotel Aston. Jadi kesanalah mobil kita melaju. Ehdalah… rame bangetttt. Parkiran luber kemana-mana. Ini sebenarnya termasuk seafood pinggir jalan sih yah, cuma luas aja. Mungkin beneran enak kali, orang rela menunggu lama. Kita dapat duduk semeja gabung dengan pengunjung lain, karena udah gak ada tempat. Lalu saya ke tempat pemesanan sekaligus kasir yang crowded, sebelum pesan saya tanya berapa lama kira2 makanan siap, jawabnya “wah gak berani janji, bisa sejam dua jam…” sambil nunjukin kertas pesanan yang berbaris panjaaaang. Oh no, bye bye deh. Soalnya suasana resto tidak mendukung untuk kita bisa nyantai2 menunggu selama itu. Sempat intip list harga, sepertinya tidak terlalu mahal, Ikan2 dibanderol sekitar 100k tergantung jenisnya. Bandingkan dengan Tidung yang semua ikan di hargai 200k.

Akhirnya kita balik hotel trus pesan di resto dan minta diantar ke kamar, karena hotel resto sedang ramai banyak pesanan dari tamu cottages, jadi mending nunggu di kamar sambil leyeh2.. Tapi kira2 30 menit kemudian pesanan sudah diantar, dan Oliv makan sapo tahu dengan lahap. Puji Tuhan. Oh ya, sepanjang jalan antara Aston Hotel dan Pesona Krakatau tidak terlihat ada resto lain sih, apa saya yang gak liat ya?

33
Foto pertama di pagi hari. Tidak ada sunrise, yang terlihat hanya semburatnya. Berdiri sendirian di bibir pantai yang pasang membuat suasana hati sedikit syahdu. Saat ombak besar menghantam bibir pantai dan batu karang, deruannya menggetarkan kalbu #sokpuitis hahaha
26
Ternyata kalo pagi2, di pinggir pantai banyak sampah yang terbawa ombak laut. Tapi petugas hotel dengan sigap membersihkan.

28

29
Sarapan. Antri omlet. Antri apa? sepi gituuu. Beuh belum tau aja, ada yang pesan sampai 10, 8, 6… sampai ada pengunjung yang marah2 karena gak sabaran
30
Makan bubur polos. Anak ini kalo breakfast di hotel emang bikin gregetan. Mau makanan seenak dan sebanyak apapun, makannya tetap susah, seiprit. Apalagi disini, Oliv bawaanya pengen lari terus ke pantai. Itu bubur cuma masuk beberapa suap, abis itu gak mau apa2 lagi … huft! *Seandainya selera makan mami sama kayak Oliv, pasti mami udah langsing hiks*
31
Makan sambil memandang laut

Selesai sarapan, lanjut lagi main di pantai dan kolam. Gak heran pulang pada gosong walau udah oles sunblock. Pagi ini semua hp, kamera dll tinggal di kamar. Karena fotografer abal2 mau ikutan seru2an, basah2an, kotor2an 😀 . Jadi udah gak ada foto deh.

Demikianlah liburan singkat kami ke Anyer dan review ala2 saya buat Hotel Pesona Krakatau, semoga bermanfaat. Sekian dan terima duit. #halah!

Hotel Pesona Krakatau_Anyer_05/2016

Advertisements